Printer Barcode Industry

printerbarcodeindustri

Printer barcode jenis ini cocok dipakai untuk industri yang membutuhkan mencetak label barcode dengan kapasitas cukup banyak. Semua printer barcode industri sudah memiliki kapasitas ribbon minimum 300 meter, bahkan beberapa printer barcode mempunyai kapasitas ribbon 450 sampai 600 meter. Untuk printer barcode industri, kapasitas memori maupun diameter kertas pun lebih besar dari pada jenis printer barcode desktop.

Diameter kertas printer barcode industri ini umumnya sudah mencapai 8″ atau sekitar 20cm.  Beberapa tipe dari jenis printer barcode industri yang cukup populer adalah printer barcode Zebra ZM400, printer barcode Toshiba B-SA4,.

Printer barcode TSC 246M+ dan printer barcode TSC TTP 2410. Masing-masing tipe memiliki kelebihan masing-masing. Untuk kapasitas Memori. Printer barcode TSC TTP 2410 unggul dengan mengusung 40MB. Untuk kapasitas Ribbon. Kedua jenis printer barcode TSC sudah memiliki kapasitas ribbon 600M, sementara Zebra masih menggunakan ribbon 450M. Dari sisi kecepatan cetak. Printer barcode TSC TTP 2410 paling unggul dengan kecepatan 12 inci per-detik atau 12ips, disusul Zebra ZM400 masing-masing memiliki kecepatan 10ips. Khusus printer barcode TSC TTP 246M+ memiliki keunggulan pada lebar area cetak. Printer barcode industri standar mempunyai lebar cetak maksimum 104mm. Printer barcode TSC TTP 245M+ mempunyai ukuran cetak sampai 108mm.

Jika anda memerlukan untuk mencetak label barcode dengan ukuran lebih besar, anda dapat menggunakan jenis printer barcode wide area yang bisa memprint label sampai lebar sekitar 15cm, atau bahkan sampai ukuran maksimum 21.9cm x 127cm.Jika anda memilih jenis printer barcode industri, ada baiknya anda memilih printer barcode yang sudah memiliki ekstensi untuk support RFID.